Jumat, 07 Oktober 2016


Kedaton – Bergulirnya Dana Desa (DD) Tahun 2016 ini, Pemerintah Desa Kedaton, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya, OKU mengutamakan pemakaian dana desa pada tahap pertama untuk pembangunan siring.
 
Pembuatan Siring yang ada di Dusun V Yang panjangnya 20 M dan Merehab sepanjang 51 M, pembuatan siring yang ada di dusun VI (dibelakang rumah Hijazi) sepanjang 50 M, pembuatan siring dusun VI (di tanah Ansori Sanama) sepanjang 34 M,pembuatan siring dusun IV (dari rumah malada s/d rumah mali dari rumah jumhir sampai rumah runi) sepanjang 140 M, pembuatan siring dusun III sepanjang 70 M, pembuatan siring dusun II sepanjang 208 M, pembuatan siring dusun IV ke dusun V sampai dengan dusun VI sepanjang 180 M. 

Pelaksanaan pembuatan siring ini dilakukan mulai dari bulan Agustus 2016 sampai dengan Oktober 2016. Pembangunan siring dilakukan  untuk pencegahan bencana banjir. Sebab, Desa Kedaton merupakan salah satu daerah yang rawan banjir. Bahkan, hampir setiap tahun mengalami bencana banjir.
“Ini salah satu upaya kami untuk mengatasi banjir. Selain itu, pembangunan siring ini menjadi prioritas utama juga untuk memperlancar limbah,” kata Kepala Desa (Kades) Kedaton, Mas'un pada Senin (20/6).
Menurutnya, saat ini pembangunan sudah mencapai 100 persen. Selama pelaksanaan pembangunan tidak ada kendala yang berarti. Baik soal penyediaan material maupun mencari pekerja.
“Utamanya pada pencairan pertama dana desa ini kami gunakan untuk pembangunan fisik. Nantinya baru untuk kegiatan lainnya. Seperti pemberdayaan masyarakat serta pembinaan masyarakat,” tambahnya.
Menurut Mas'un, adanya dana desa bantuan pusat sangat membantu pembangunan di desanya. Sehingga bisa meningkatjan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa. “Sangat membantu sekali. Bisa mempercepat pembangunan desa,” pungkasnya. (Team KPR).

Jumat, 24 Juni 2016

Kedaton, Pembagunan desa terus dilakukan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), salah satunya pembagunan jalan setapak yang dilakukan Desa Kedaton, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Pembangunan tersebut dilakukan menggunakan Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD).
Seperti pembangunan jalan setapak  sepanjang 200 meter dilakukan masyarakat secara swakelola bersama perangkat desa.
Dari pantauan di lapangan, dengan adanya jalan tersebut aktifitas warga seperti mandi dan mencuci menuju sungai lebih mudah.
"Ya, jadi masyarakat yang mengusulkan untuk membangun jalan yang mengarah ke Lorong Samping Rumah Nazirin, karena itu sudah kesepakatan bersama makanya kami secara gotong-royong membangun jalan ini. Sejauh ini pembangunan jalan sudah dilakukan sepanjang 200 meter  dikerjakan." kata kepala Desa Kedaton, Mas'un, Selasa (19/6).
Sementara itu, Kasi PMD Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (Martadini Nurdin, S.Sos) membenarkan pembangunan dilakukan secara swakelola oleh masyarakat.
"Pembangunan yang dilakukan masyarakat Desa Kedaton sepenuhnya dilakukan oleh masyarakat desa tersebut. Setelah pembangunan tahapan pertama ini maka akan memasuki pembangunan tahapan kedua, oleh karena itu kita berharap pembagunan ini dapat selesai tepat pada waktunya dan tidak ada kendala," ungkapnya.

Kamis, 02 Juni 2016

Pembangunan Jalan Setapak

Bantuan Pemerintah Pusat dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2016 yang diterima Desa Kedaton Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya dipergunakan untuk membangun jalan setapak menuju gedung serbaguna desa kedaton. 

Dalam pengerjaan Jalan setapak yang dibangun sepanjang 38 meter sumberdana dari APBN tahun anggaran 2016 ini ketebalan 10 cm serta lebar 2 meter melibatkan masyarakat setempat yang secara bersama sama membangun jalan tersebut, kedati demikian upah tetap dibayarkan karena mereka sudah sepakat supaya kualitas jalan tersebut bisa terjamin 

Dijelaskan Mas'un selaku kepala desa Kedaton menurutnya dibangunnya jalan ini berdasarkan usulan dari warga desa setempat melalui musyawarah dan memang kondisi jalan tersebut dibutukan cor beton dengan memfaatkan dana dari APBN yang dikucurkan oleh pemerintah pusat diterima oleh desa belum lama ini

Menurutnya pembangunan jalan setapak ini sebagai sarana kelancaran jalan menuju gedung serbaguna desa karena Rapat Pertemuan sering dilaksanakan di gedung serbaguna desa dalam melaksanakan pengerjaan jalan itu melibatkan masyarakat setempat secara bersama sama kedati demikian upah tetap dibayarkan dan mereka sepakat supaya kualitas jalan tersebut bisa terjamin 

Warga yang sedang bekerja 


"Pembangunan ini diusahakan selesai tepat waktu serta agar dilaksanakan dengan petunjuk teknis dan jadwal yang telah ditentukan sebelumnya," Ujar Endang(Sekdes kedaton).

Menurut Endang pengerjaan jalan ini adalah Sistem paket Karya yang dikerjakan oleh tim pelaksana supaya pembangunannya diketahui oleh masyarakat,ini sebagai terbukti bahwa Anggaran APBN dapat digunakan bertujuan supaya masyarakat ikut merasakan manfaatnya serta untuk kesejahteraan masyarakat itu sendiri.



Rabu, 18 Mei 2016


KEDATON - Jalan setapak dalam pasar Desa Kedaton hanyalah berupa jalan setapak yang licin kalo terguyur air hujan. Kesulitan tentu saja dirasakan masyarakat yang datang dari berbagai Desa  di saat warganya ingin menggunakan akses jalan tersebut. Kesulitan lain yang dialami tentu saja ruas jalan tersebut sulit untuk berjalan kaki. Karena kondisi yang seperti itulah hingga akhirnya ruas jalan ini menjadi sasaran prioritas pada pelaksanaan kegiatan Pembangunan Desa Tahun 2016.

Pemandangan jalan setapak sepanjang 150 meter berupa tanah merah dan ditumbuh rerumputan itu kini sudah berubah total menjadi jalan beton dengan lebar 1 meter dan tebal 10 cm. Perubahan itu tampak setelah digarap secara gotong royong oleh warga.

Demikian yang diungkapkan Dahroni selaku pelaksana kegiatan  di Desa Kedaton Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya

Impian warga selama bertahun-tahun agar jalan setapak itu di keraskan kini sudah terwujud. Tidak ada lagi kesulitan bagi warga untuk membawa Jualan menuju pasar seperti yang dialami dulu.Sebab Kendaraan roda dua kini bisa dengan leluasa melintasi pasar untuk mengangkut jualan menuju pasar.

Mustofa (45th) Salah seorang  Penjual asal Desa Kedaton merasa sangat senang dengan adanya pembangunan jalan baru. Menurutnya dengan adanya pembangunan di tingkat Desa ) dapat membantu segala kelancaran kegiatan penjual maupun pembeli.

 Dengan adanya jalan baru yang lancar untuk kegiatan jual beli di pasar kremenas Desa Kedaton agak sedikit lebih ramai dari sebelumnya apalagi sekarang sudah menjadi Kecamatan. Sebelumnya untuk mengangkut barang untuk jualan diangkut dengan jalan kaki lantaran untuk memasukan motor susah kalo musim hujan pun tiba semua jalan jadi becek. pungkas Mina (40 th) selaku penjual asal Trans Unit 16 penjual tahu.(Team KPR)

Rabu, 04 Mei 2016

Kedaton, Selain perbaikan jalan,Kepala Desa  juga memprioritaskan perbaikan dan pemasangan lampu penerangan jalan umum. Pemasangan akan di fokuskan di titik jalan yang selama ini dikeluhkan minim penerangan . .

“Jika masih ada lampu yang bisa di perbaiki maka akan di perbaiki, namun sebagian lagi merupakan pemasangan lampu baru,” Kata Kepala Desa Kedaton (Mas'un).

“Sebagian lampu penerangan jalan kondisinya sudah rusak sehingga membutuhkan perbaikan, biasanya jika perbaikan karena lampu sudah ada hanya kerusakannya pada komponen tertentu karena lampu ada umur pemakaiannya,” katanya.

Sementara Ketua Pelaksana Kegiatan, A. Rais, mengungkapkan, penerangan jalan sangat penting mendukung keselamatan lalu lintas. ”Terutama dari arah Jembatan menuju Kantor Kecamatan KPR yang masih minim penerangan” kata A.Rais.

A.Rais menambahkan  penerangan jalan sangat penting untuk keselamatan pengguna jalan. Banyak pengendara yang melintas kebanyakan dari luar Desa yang belum mengenal medan jalan dengan baik, apalagi jika malam hari, sehingga lampu penerangan jalan sangat dibutuhkan,” lanjut A.Rais.

Hal senada di sampaikan Camat KPR Yoyin Arifianto, AP. M.Si, menurutnya jalan dari Desa Kedaton  hingga Kedaton Timur masih banyak yang belum tersentuh lampu penerangan jalan.

“terutama Jalur dari Jembatan  Ogan menuju Desa Kedaton Timur, karena gelap dan  minim sekali dengan lampu penerangan jalan sehingga rawan dengan kecelakaan dan kejahatan,” katanya.

Jika lampu penerangan jalan sudah terpasang  otomatis jalan tersebut akan ramai, meski malam sekalipun. “Pengguna jalan yang ingin ke Kabupaten OKU pada malam hari juga tidak segan untuk melewati jalan tersebut,” tambahnya. (Team KPR)

Kamis, 25 Februari 2016

KEDATON,  Desa Kedaton Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya Kabupaten Ogan Komering Ulu (ULU) saat ini sedang merehab dan memperluas balai pertemuan atau balai desa. Pembanguan balai desa merupakan tahun anggaran 2016. Dana yang digunakan merupakan Dana APBN tahun 2016.
Kepala Desa Kedaton  Mas'un mengatakan kepada Team KPR, Selasa (2/10), bahwa gedung balai desa tersebut nantinya dapat dijadikan sebagai gedung serba guna. Sehingga, masyarakat tidak akan mengganggu jalan sebagai fasilitas umum ketika menyelenggarakan kegiatan.
"Masyarakat setempat dapat memanfaatkan gedung ini untuk pertemuan-pertemuan, pengajian, hajatan maupun olahraga bulu tangkis," terang Mas'un.(Team KPR)
Diberdayakan oleh Blogger.

BERITA TERBARU

Followers

Popular Posts

IKLAN

Pasang iklan disini

Our Facebook Page